Kali ini saya akan mngulas tentang beberapa pantai yang mempunyai pemandangan alam yang sangat luar biasa indah di Malang,Jawa Timur yang sayang sekali anda lewatkan.Selain mempunyai beberapa pantai terkenal semisal pantai sendang biru dan balekambang ternyata selain pantai tersebut masih ada beberapa pantai yang tak kalah indah dengan kedua pantai tersebut.Berikut ini beberapa pantai yang sayang sekali anda lewatkan dan mungkin menjadi tujuan liburan anda.
PANTAI GOA CINA : Pantai Goa Cina merupakan pantai yang terletak di kawasan Malang Selatan. Pantai Goa Cina sendiri berlokais di Dusun Trowotratih, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, atau tepatnya berada sekitar 6 km di sebelah barat Pantai Sendang Biru. Memang Pantai ini namanya belom setenar pantai pantai lain yang ada di sekitarnya seperti Pantai Sendang Biru dan Pantai Balekambang, namun Pantai Goa Cina tidak kalah eksotiknya dengan pantai pantai tersebut. Selain menghadirkan pesona alam yang masih asri dan alami, di pantai ini juga terdapat beberapa pulau pulau kecil di tengah laut yang semakin menambah kesan indah Pantai Goa Cina.
- PANTAI BAJUL MATI : Satu lagi pantai yang berada di kawasan Malang Selatan dan wajib untuk Anda kunjungi. Ya, Pantai Bajul Mati.Pantai Bajul Mati sendiri terletak tidak jauh dari Pantai Goa Cina, yakni hanya menempuh waktu kurang lebih 15 menit dari Pantai Goa Cina atau lebih tepatnya berada di Desa Bajul Mati, Kelurahan Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan – Kabupaten Malang. Untuk menuju ke Pantai Bajul Mati, Anda harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 60 km arah selatan dari pusat Kota Malang, dan biasanya memakan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Meskipun jalan menuju Pantai Baju Mati sudah beraspal dan tidak rusak, namun Anda harus tetap berhati hati pasalnya banyak tikungan tajam yang menanti Anda.
Pantai Jonggring Saloko
Pantai Jonggring Saloka adalah sebuah pantai yang indah terletak di Desa
Mentaraman Kecamatan Donomulyo, berjarak kurang lebih sekitar 70 Km
dari pusat Kota Malang. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang ada
di Kabupaten Malang yang mempunyai ombak cukup besar. Tak heran beberapa
pengunjung menggunakan pantai ini untuk bermain surfing. Apabila anda
berkunjung ke Kabupaten Malang, jangan lupakan pantai Malang selatan
yang satu ini.
Tak banyak yang mengetahui tentang keberadaan Pantai ini. Suasana yang sangat alami masih sangat terasa bila anda mengunjungi pantai Jonggring Saloka. Memang agak sulit sulit untuk melintasi jalan menuju pantai ini, jalanannya berbatu dan bila hujan, jalanan akan terasa sangat licin. Namun ketika anda sudah sampai di Pantai Jonggring Saloka,anda bisa merasakan sejuknya suasana angin dan begitu tenang jika anda melihat deburan ombak-ombaknya yang menghantam karang. Di pantai ini anda akan melihat hamparan pasir pantai yang berwarna hitam pekat dan pasirnya halus juga lembut.
Tempat ini jauh dari pemukiman penduduk, baru bisa ditemui rumah-rumah penduduk sekitar 5 km dari lokasi pantai. Arti dari nama Jonggring Saloka sendiri adalah khayangan atau tempat bersemayam para Dewa.
Pantai Kondang Merak

Salah satu keunggulan kawasan pesisir
Malang Selatan adalah deretan pantainya yang banyak memberi pilihan,
baik dari segi jumlah maupun suasana yang diinginkan pengunjung.
Berada di kawasan Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, lokasi Pantai Kondang Merak berdampingan dengan Pantai Balekambang dan Pantai Long Bridge yang berjajar dari timur ke barat. Dinamai Kondang Merak, karena pantai ini memiliki Kondang (muara) yang dulu banyak dihuni Burung Merak, sebelum akhirnya punah karena perburuan liar pada 1980 an.
Berada di kawasan Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, lokasi Pantai Kondang Merak berdampingan dengan Pantai Balekambang dan Pantai Long Bridge yang berjajar dari timur ke barat. Dinamai Kondang Merak, karena pantai ini memiliki Kondang (muara) yang dulu banyak dihuni Burung Merak, sebelum akhirnya punah karena perburuan liar pada 1980 an.

Karena tergolong pantai wisata yang
memang belum seramai Sendang Biru maupun Balekambang, Kondang Merak
menawarkan suasana yang lebih nyaman jika Ngalamers ingin melihat
suasana sunrise dengan siluet karang-karang besar dan bibir pantai yang
menjauh karena surut. Tentunya dengan berkemah terlebih dahulu di
kawasan ini.
Ketika musim hujan, pengunjung yang ingin menginap disarankan untuk tiba sebelum gelap. Dikarenakan akses jalan yang tidak mudah (berbatu dan tanah liat) harus ditempuh sekitar 4 Km mulai dari perempatan rest area sebelum masuk kawasan Balekambang. Dari jalan utama Bantur, arah kiri yang masih berupa jalan tanah adalah akses lintas selatan menuju kawasan Sendang Biru. Di arah yang sama, sekitar 3 Km dari rest area terdapat pantai yang juga digunakan sebagai lokasi wisata religi, Pantai Nganteb.
Ketika musim hujan, pengunjung yang ingin menginap disarankan untuk tiba sebelum gelap. Dikarenakan akses jalan yang tidak mudah (berbatu dan tanah liat) harus ditempuh sekitar 4 Km mulai dari perempatan rest area sebelum masuk kawasan Balekambang. Dari jalan utama Bantur, arah kiri yang masih berupa jalan tanah adalah akses lintas selatan menuju kawasan Sendang Biru. Di arah yang sama, sekitar 3 Km dari rest area terdapat pantai yang juga digunakan sebagai lokasi wisata religi, Pantai Nganteb.

Arah kanan rest area adalah akses menuju
Pantai Kondang Merak dengan jalan yang bisa dilalui kendaraan roda 4,
namun bukan untuk jenis sedan.
Tiket masuk yang hanya Rp.5000,- (Nov 2014), tentu sangat ramah di kantong para pelancong. Meski belum ada listrik dari PLN, namun banyak warung dan fasilitas kamar mandi yang sudah disediakan warga, termasuk banyaknya tempat sampah, hal yang harusnya mudah ditemukan di kawasan wisata pantai. Di ujung timur pantai juga terdapat perkampungan nelayan. Jika pengunjung ingin membuat api unggun, warga juga menyediakan kayu bakar yang dihargai sekitar Rp.15.000,-
Tiket masuk yang hanya Rp.5000,- (Nov 2014), tentu sangat ramah di kantong para pelancong. Meski belum ada listrik dari PLN, namun banyak warung dan fasilitas kamar mandi yang sudah disediakan warga, termasuk banyaknya tempat sampah, hal yang harusnya mudah ditemukan di kawasan wisata pantai. Di ujung timur pantai juga terdapat perkampungan nelayan. Jika pengunjung ingin membuat api unggun, warga juga menyediakan kayu bakar yang dihargai sekitar Rp.15.000,-

Keuntungan jika Ngalamers tiba sebelum
gelap adalah, momen sunset. Sunset di Kondang Merak tak kalah cantik
dengan pantai lain. Pasirnya yang berwarna terang, serta dikelilingi
banyak pohon dan bukit karang, adalah pilihan yang ditawarkan alam untuk
bisa direkam.
Selain itu, Ngalamers juga akan bisa melihat perjuangan para penduduk yang mencai ikan secara manual. Ketika terang bulan, menjelang pukul 3 pagi air laut mulai surut hingga beberapa ratus meter ke arah laut, saat inilah suasana pantai akan penuh dengan cahaya lampu dari para pencari ikan yang berjalan kaki.
Selain itu, Ngalamers juga akan bisa melihat perjuangan para penduduk yang mencai ikan secara manual. Ketika terang bulan, menjelang pukul 3 pagi air laut mulai surut hingga beberapa ratus meter ke arah laut, saat inilah suasana pantai akan penuh dengan cahaya lampu dari para pencari ikan yang berjalan kaki.

Memang saat ini kondisi terumbu karang
di bibir pantai Kondang Merak dalam kondisi rusak, hal ini terlihat
jelas ketika surut. Tumpukan puing-puing terumbu karang teronggok dalam
volume yang cukup besar di sepanjang pantai, termasuk hamparan tumbuhan
laut dalam jumlah besar yang menghitam di atas pasir.

Pemandangan seperti ini kian banyak ditemukan di banyak pantai di Malang Selatan (Baca: Terumbu Karang di 18 Pantai Malang Selatan Alami Kerusakan) .
Pengunjung yang berfoto dengan memanfaatkan momen air surut, disarankan untuk tidak terlalu jauh ke arah laut atau naik ke atas batu karang. Selain tumpukan karang yang cukup tajam, air juga bisa pasang sewaktu-waktu.
Pengunjung yang berfoto dengan memanfaatkan momen air surut, disarankan untuk tidak terlalu jauh ke arah laut atau naik ke atas batu karang. Selain tumpukan karang yang cukup tajam, air juga bisa pasang sewaktu-waktu.

Menjelang siang, kawasan Kondang Merak
akan dipenuhi banyak pengunjung, terutama di hari Minggu. Sebelum
menjelajah Pantai Kondang Merak yang cukup luas, sempatkan icip kuliner
khas sate gurita yang tersedia di warung kawasan pantai. Tentunya
Ngalamers harus memesannya terlebih dahulu.

Pantai Licin
Selain Pantai Sendang Biru dan Pantai Balekambang yang memang menjadi primadona wisata pantai di Malang Selatan, ada satu lagi pantai yang layak untuk Ngalamers kunjungi. Nama pantai yang tidak kalah indahnya ini adalah Pantai Licin.
Pantai Licin terletak di Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Jalan menuju Pantai Licin secara umum tergolong baik, hanya ada beberapa bagian yang rusak. Kendala terletak pada medan yang sedikit berat bagi Ngalamers. Selama perjalanan menuju Pantai Licin Ngalamers akan menemui jalan naik turun bukit yang berliku-liku. Jalan menuju Pantai Licin dari Desa Lebakharjo juga hanya bisa ditempuh menggunakan sepeda motor. Tapi jangan mengendarai sepeda motor jenis matic ya karena pasti tidak akan kuat.
Sesampai di Pantai Licin, Ngalamers akan disambut oleh hamparan pasir yang berwarna hitam. Sungguh menarik ya karena kan umumnya pantai memiliki pasir berwarna putih. Pasir hitam ini ternyata berasal dari aliran lahar Gunung Semeru yang bermuara di sisi timur Pantai Licin. Dari kejauhan Ngalamers juga dapat melihat Pulau Nusa Barung yang masuk wilayah Kabupaten Jember.




0 komentar:
Posting Komentar